unsur kimia yang memiliki sifat khas seperti keras, berkilau, dapat menghantar listrik dan panas dengan baik, serta dapat ditempa atau dibentuk. Dalam kehidupan sehari-hari dan industri, metal merupakan material paling penting yang digunakan untuk membangun infrastruktur, kendaraan, elektronik, hingga peralatan rumah tangga.
Berikut adalah penjelasan lengkap mengenai karakteristik, jenis, dan contoh meta
Karakteristik Utama Metal
Konduktivitas Tinggi: Metal sangat baik dalam menghantarkan listrik dan panas.
Daktilitas dan Malleabilitas: Metal bisa ditarik menjadi kawat tipis (daktil) atau ditempa menjadi lembaran pipih (malleabel) tanpa pecah.
Kilau (Luster): Permukaan metal yang bersih memiliki kemampuan memantulkan cahaya sehingga terlihat mengkilap.
Kepadatan dan Titik Leleh Tinggi: Mayoritas
Berdasarkan kandungan besi dan sifat kimianya, metal umumnya dibagi menjadi tiga kelompok utama:
| Jenis Metal |
Deskripsi |
Contoh |
| Metal Ferro (Ferrous) |
Logam yang mengandung unsur besi (Fe). Bersifat magnetis dan rentan terhadap karat jika terkena korosi. |
Besi tuang, baja karbon, baja ringan. |
| Metal Non-Ferro |
Logam yang tidak mengandung besi. Tidak magnetis dan lebih tahan terhadap karat. |
Aluminium, tembaga, emas, perak, seng. |
| Logam Paduan (Alloy) |
Campuran dari dua atau lebih logam (atau logam dengan non-logam) untuk menciptakan material baru yang lebih kuat atau tahan karat. |
Stainless steel (baja + krom), kuningan (tembaga + seng), perunggu (tembaga + timah). |
metal berbentuk padat pada suhu ruangan (kecuali raksa/merkuri) dan membutuhkan suhu sangat tinggi untuk meleleh.